Header Ads

Contact Us

Latihan perang besar besaran di natuna

Tribun Batam/Argianto
Pesawat Sukhoi saat di Bandara Hang Nadim Batam.
Natuna, Kepulauan Riau, dipilih sebagai tempat dilaksanakannya Latihan Puncak TNI AU “Angkasa Yudha” 2016 pada Kamis (6/10) mendatang "ujar Direktur Latihan Angkasa Yudha 2016 yang juga Panglima Komando Operasi Angkatan Udara I, Marsekal Muda TNI Yuyu Sutisna di Lanud Ranai, Natuna, Senin (3/10).

Dirlat Angkasa Yudha 2016 lebih jauh menjabarkan, pesawat tempur TNI AU yang akan dikerahkan dalam latihan kali ini adalah Su-27/30 (Skadron Udara 11), F-16 (Skadron Udara 3 dan 16), Hawk 109/209 (Skadron Udara 1 dan 12), T-50i Golden Eagle (Skadron Udara 15), dan EMB-314 Super Tucano (Skadron Udara 21).

dalam Angkasa Yudha 2016 ini melibatkan sebanyak 73 pesawat TNI AU, baik pesawat tempur, pesawat angkut, helikopter, pesawat terbang tanpa awak (PTTA), maupun pesawat VIP/VVIP.

Pesawat-pesawat tersebut ditempatkan di berbagai Pangkalan TNI AU (Lanud), diantaranya Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta dan Lanud Supadio Pontianak, Batam dan Lanud Ranai.

Di Lanud Halim Perdanakusuma di siagakan pesawat C-130 Hercules, Lanud Supadio pesawat EMB-314 Super Tucano, C-295, dan pesawat helikopter SA-330 Puma.

T-50i Golden eagle skadron udara 15 (penlanud iwj/angkasa)

Sedangkan di Batam di siagakan pesawat SU-27/30 Sukhoi dan helikopter SA-330 Puma, serta di Lanud Ranai di tempatkan pesawat SU-27/30 Sukhoi, F-16 Fighting Falcon, T-50i Golden Eagle, Hawk 109/209, EMB-314 Super Tucano, helikoter NAS-332, C-212 Cassa, dan PTTA,” jelas Yuyu Sutisna, alumni Akademi Angkatan Udara tahun 1986.

Dalam latihan tersebut pesawat-pesawat tersebut diantaranya akan melakukan pertempuran udara, operasi serangan udara strategis (OSUS), operasi lawan udara ofensif (OLUO), serangan udara langsung (SUL), bantuan tembakan udara (BTU), penerjunan logistik cargo dropping system (CDS), maupun heli box.

Selain itu juga melibatkan unsur Paskhasau dalam penerjunan pengendali tempur (Dalpur), operasi perebutan dan pengendalian pangkalan udara (OP3U), air landed, melaksanakan pertahanan udara titik dengan menggunakan merian Oerlikon dan rudal QW-3, serta SAR Tempur, jelas Dirlat.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi para Kepala Staf Angkatan saat melaksanakan peninjauan Latihan Angkasa Yudha 2016 di Natuna, Senin (3/10). Gambar: Dispenau/angkasa

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam arahannya mengatakan, sehubungan latihan ini akan disaksikan langsung Presiden RI Joko Widodo hendaknya selalu berkoordinasi dengan Sekretaris Kepresidenan untuk pelaksanaan kegiatan ini dan menyiapkan sesuatunya dengan baik, seperti target pemboman yang akan menjadi target sasaran pesawat tempur.

Panglima TNI juga melihat langsung tempat VIP/VVIP untuk menyaksikan latiahan tersebut, karena selain akan disaksikan Presiden serta para Menteri, juga oleh anggota DPR/MPR-RI serta para pejabat TNI.

Sumber: Tribunnews,angkasa

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.